Twitter meminta karyawan enggak buat tweet perihal akuisisi

Twitter mengatakan, karyawah seharusnya “menahan diri dari Tweeting, Slacking, atau berbagi komentar apapun perihal perjanjian akuisisi.”

Twitter telah menginstruksikan supaya karyawan enggak membikin tweet terkait akuisisi perusahaan. Hal ini dilaksanakan oleh perusahaan menyusul pengumuman Elon Musk yang ingin membatalkan kesepakatan pembelian yang kemudian diketahui oleh masyarakat biasa.

Setelah hal ini terjadi, sebuah memo inner oleh penasihat biasa Twitter mengatakan, karyawan seharusnya “menahan diri dari Tweeting, Slacking, atau berbagi komentar apapun perihal perjanjian akuisisi”.

Dalam pengajuan SEC yang dilayangkan Jumat, 8 April, grup hukum Musk mengklaim Twitter telah gagal atau menolak memberikan informasi yang benar perihal akun bot di platformnya. Sebagai tanggapan atas hal hal yang demikian, Dewan Twitter menuntut Musk bagi memastikan kesepakatan berjalan layak rencana permulaan.

Setelah kabar tersebuat tersiar ke seluruh karyawan Twitter, mereka dengan dengan cepat membikin beberapa tweet yang cukup nyeleneh. Salah satu tweet mengatakan, “Secara sepihak membatalkan hipotek kawula” serta mereka bergembira enggak perlu membayarnya lagi.

berdasarkan Twitter, segala hal terkait akuisisi Elon Musk merupakan masalah hukum yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, karyawan diminta bagi enggak main-main dengan cuitan mereka.

“Mengingat bahwa ini merupakan masalah hukum yang sedang berlangsung, Anda seharusnya menahan diri dari Tweeting, Slacking, atau berbagi komentar apa pun perihal perjanjian merger. Kita kelak terus berbagi informasi seandainya kita cakap, tetapi ketahuilah bahwa kita kelak sungguh-sungguh terbatas pada apa yang bisa kita bagikan bagi sementara waktu,” tulis memo inner yang dikutip dari The Verge (8/7).

Yuk Be a part of di Liga Judi bagi bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan agen bola terbaik authorized serta terpopuler di bukittinggi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.