Gak pantas dengan iklan, Samsung kena dena di Australia

Samsung terkena denda akibat klaim smartphone bendung air (water-resistant) pada iklan enggak pantas serta merugikan konsumen di Australia.

Samsung balik Mendapat permasalahan terkait dengan perangkat smartphone yang telah mereka luncurkan di pasaran. kalau sebelumnya terdapat telpon pintar Samsung yang meledak, kali ini perusahaan berurusan dengan lembaga pengawas persaingan usaha di Australia karena klaim water-resistant pada telpon pintar pintar mereka enggak pantas dengan yang ada di iklan. 

Melansir dari GSMArena (24/6), raksasa teknologi asal Korea Selatan ini dijatuhi denda dengan nominal yang fantastis buat permasalahan iklan hal yang demikian. Pengadilan Australia telah memerintahkan pihak Samsung buat membayar denda sebesar 14 juta greenback Australia atau setara Rp 143,6 miliar. 

Awalnya, Samsung digugat ke pengadilan oleh lembaga pengawas persaingan usaha The Australian Competitors and Client Fee (ACCC) terkait iklan menyesatkan pada beberapa produk smartphone keluaran Maret 2016 hingga Oktober 2018. Ini terdiri dari sejumlah perangkat yaitu Samsung Galaxy S7, Galaxy S7 Edge, Galaxy A5, Galaxy A7, Galaxy S8, Galaxy S8 Plus serta Galaxy Be aware 8.

ACCC mengklaim, terdapat 3,1 juta unit gabungan dari beberapa perangkat hal yang demikian telah terjual di Australia. Ini enggak lepas dari ketertarikan konsumen dengan fitur water-resistant yang bisa digunakan buat mengambil foto serta video selfie di dalam air. 

Pada iklan, Samsung mengucapkan, jajaran smartphone ini bisa digunakan ketika di kolam renang ataupun air laut. Namun, lembaga pengawas persaingan usaha ACCC menilai, klaim yang dikeluarkan oleh pihak Samsung ini palsu. Pasalnya, lembaga hal yang demikian justru banyak mendapatkan laporan negatif terkait penggunaan sejumlah telpon pintar dari perusahaan Korea Selatan hal yang demikian. 

Pengguna mengungkap, jajaran smartphone ini enggak berfungsi dengan bagus setelah terkena air. Berdasarkan keluhan pengguna hal yang demikian, banyak telpon pintar yang rusak karena port pengisian daya terkena air asin. malahan, terdapat perangkat yang cease bekerja sepenuhnya setelah terkena air dari laut. 

Sementara itu, garansi yang dikasih perusahaan pada jajaran perangkat ini ternyata jua enggak meliputi kerusakan akibat terkena air. Sehingga banyak konsumen di Australia yang mengalami kerugian karena telpon pintar hal yang demikian enggak bisa difungsikan.

Yuk Be a part of di Liga Judi buat bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan agen bola terbaik authorized serta terpopuler di boyolali

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.