Sektor keuangan lebih sering bisa serangan phising

Dengan perolehan nilai ekonomi komputerisasi tertinggi di wilayah Asia Tenggara, Indonesia masih jadi goal peretas buat melangsungkan aksinya.

Indonesia mengalami perkembangan digitalisasi yang signifikan selama pandemi. Peralihan ke dunia berbasis jaringan Maya ini terjadi di pelbagai lini kehidupan, termasuk pada sektor keuangan. melewati digitalisasi sektor keuangan, pengguna dipermudah dalam menjalankan pelbagai transaksi pembayaran. 

Di sisi lain, digitalisasi di sektor keuangan pula meningkatkan potensi kezaliman siber. Knowledge dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap, kemungkinan serangan siber meningkat hingga 86,70 persen seiring dengan perkembangan digitalisasi yang ada. 

Serangan siber ini paling sering menggunakan cara phising, sebuah trik yang digunakan oleh pelaku buat Memperoleh informasi dengan cara mengelabui korban. Di Indonesia, ancaman phising masih menyasar sektor keuangan, termasuk perbankan, sistem pembayaran, serta toko on-line. 

Berdasarkan information Kaspersky bentang waktu Februari hingga April tahun 2022, upaya phising terkait keuangan di Indonesia mencapai 47,08 persen. Jumlah ini didapat dari information anonim yang dikumpulkan Kaspersky melewati sistem Anti-Phishing di komputer pengguna. 

Lebih lanjut, sektor perbankan serta sistem pembayaran di Indonesia paling banyak menghadapi upaya phising selama bulan Februari, dengan persentase masing-masing sebesar 4,38 serta 34,85 persen. padahal di toko on-line, upaya phising paling banyak terjadi di bulan April yaitu sebesar 15,66 persen. Ancaman ini beriringan dengan laporan BI terkait peningkatan nilai transaksi pembayaran komputerisasi hingga 41,35 persen pada Februari 2022.

Selain peningkatan transaksi ekonomi komputerisasi di Indonesia, Kaspersky menemukan adanya kemunculan ‘Tremendous Apps’, sebuah aplikasi seluler yang menggabungkan seluruh fungsi moneter populer jadi satu. Termasuk e-banking, dompet seluler, belanja on-line, asuransi, pemesanan perjalanan, serta malahan investasi. 

“Menempatkan information serta uang komputerisasi kita dalam satu tempat bisa memicu efek bola salju setelahnya, dengan pengaruh serangan phising yang membengkak pada tingkat yang gak terduga,” kata Yeo Siang Tiong, Common Supervisor Kaspersky buat Asia Tenggara, Selasa (14/6).

Yeo mengungkap, aplikasi ‘Tremendous Apps’ bakal memudahkan peretas buat menembus jaringan pengguna. Pasalnya, seluruh layanan moneter digabungkan dalam satu aplikasi saja. Sehingga memperbesar kemungkinan peretas buat Memperoleh information hanya dengan sebuah tautan phising sederhana. 

“Kita mengamati potensi peretas buat menargetkan ‘Tremendous Apps’ yang sedang naik daun, bagus infrastrukturnya ataupun penggunanya melalui serangan rekayasa sosial,” tambah Yeo.

Sementara itu, cara perlindungan yang paling penting bagi perusahaan keuangan ialah memastikan platform keamanan siber mereka aktif. Pasukan keamanan siber perusahaan pula seharusnya memastikan infrastruktur pertahanan siber tetap diperbarui serta terdapat perlindungan ketika terjadi serangan.

“Keberhasilan phishing benar-benar ditentukan oleh rendahnya tingkat kesadaran pengguna seputar bagaimana entitas yang coba ditiru oleh penipu, beroperasi,” pungkas Dony Koesmandarin, Territory Supervisor Kaspersky Indonesia.

Yuk Be a part of di Liga Judi buat bermain taruhan bola dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan Agen SBOBET authorized serta terpopuler di lampung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.