Samsung turunkan produksi telepon seluler

Dikarenakan oleh perlambatan pasar, Samsung dikabarkan telah menurunkan produksi telepon seluler mereka. Ini terjadi pada segala segmen ponselnya.

Tampaknya Samsung telah memangkas produksi ponselnya bagi tahun ini. Perusahaan hal yang demikian telah menurunkan goal produksi sekitar 30 juta unit karena berjenis-ragam penyebab mulai dari ekonomi hingga rantai pasokan.

Publikasi media Korea mengklaim bahwa Samsung telah mengurangi pesanan telepon seluler jadi 280 juta unit dari 310 juta unit, sebagaimana laporan dari TechRadar. Lebih lanjut, pemotongan pesanan ini gak terbatas pada satu atau dua segmen saja juga telah dikerjakan di seluruh portofolio perangkatnya. Dengan kata lain, telepon seluler mulai dari seri A hingga kelas flagship Galaxy S juga seri Z pula terpengaruh oleh keputusan ini.

Dilansir dari Gizmochina (1/6), ada sejumlah penyebab kenapa perusahaan asal Korea Selatan itu mengerjakan langkah ini, yang mengisyaratkan potensi perlambatan pasar. Ini termasuk masalah ekonomi serta kendala pasokan yang sedang berlangsung.

Sementara pasar memang telah pulih dari penurunan pada tahun 2020, dengan telepon seluler 5G memimpin kenaikan, masalah rantai pasokan yang sedang berlangsung juga kekurangan bahan telah menghambat pertumbuhan pasar. Lockdown di Tiongkok juga kekurangan semikonduktor yang sedang berlangsung pula memperburuk situasi.

Selain itu, ada pula faktor makro ekonomi juga geopolitik yang lebih luas yang mempengaruhi pasar telepon seluler. Karena faktor-faktor ini, konsumen cenderung gak membeli telepon seluler baru juga menunda siklus improve mereka. Meskipun demikian, Qualcomm percaya bahwa ini bakal mempengaruhi pasar entry degree lebih dari segmen premium. Di sisi positifnya, pasar telepon seluler pula diperkirakan bakal mengalami peningkatan pada paruh kedua tahun ini.

Yuk Be part of di Liga Judi bagi bermain taruhan bola dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan agen bola terbaik sah juga terpopuler di manggar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.