Pasar wearable kelak naik di semester kedua tahun ini

berdasarkan information dari Worldwide Information Middle (IDC) pasar perangkat wearable kelak booming pada semester kedua tahun 2022.

Paruh kedua tahun ini kita kelak mengamati Meta, pemasok perangkat VR terbesar, serta Apple, pemimpin dalam smartwatch, merilis perangkat wearable baru. Kita jua bisa mengharapkan produk baru yang kelak dirilis oleh perusahaan seperti Xiaomi serta Samsung. Menjadi, perangkat wearable kelak berubah jadi pertarungan sengit baru yang signifikan di paruh kedua tahun ini, selain smartphone.

berdasarkan salah satu orang dalam industri, Taiwan Financial Each day, pasar perangkat wearable secara keseluruhan masih berkembang serta merek-merek besar gak kelak menyerah seperti itu saja. Dilansir dari Gizmochina (11/7), diperkirakan bahwa perusahaan seperti Apple, Samsung, Xiaomi, Huawei, serta malah Meta kelak terus mengumumkan produk baru. Tujuan utamanya yaitu bagi meningkatkan nilai merek serta menjual lebih banyak layanan tambahan daripada perangkat keras semata.

Dalam sebuah laporan oleh perusahaan riset IDC, 530 juta perangkat wearable kelak dikirimkan ke seluruh dunia pada tahun 2021, meningkat 20% dari tahun sebelumnya. Mayoritas barang yang dikirim yaitu smartband serta smartwatch.

Apple mempunyai keunggulan signifikan diperbandingkan dengan para pesaingnya dalam hal smartwatch. Apple Watch mempunyai pangsa pasar 35% pada kuartal keempat tahun lalu, Xiaomi berada di urutan kedua dengan 8,6%, serta Samsung berada di urutan ketiga dengan 7,9%. Sekitar 6,7% pasar diambil oleh Huawei.

berdasarkan statistik IDC, 11,23 juta headset AR/VR dikirimkan secara world tahun lalu, meningkat 92,1% tahun-ke-tahun (YoY) dalam hal perangkat VR. Salah satunya mengalami pengiriman pertama peralatan VR melebihi 10 juta unit, tepatnya 10,95 juta.

Pengiriman peralatan VR diperkirakan kelak meningkat 43,6% YoY berubah jadi 15,73 juta unit tahun ini. Di antara pabrikan hal yang demikian, Meta, Produsen peralatan VR teratas, mempunyai pasar 80% bagi Oculus, yang secara signifikan lebih tinggi daripada pesaing lainnya.

Pakar industri yang dikutip dalam laporan hal yang demikian mengatakan bahwa karena gak banyak perangkat wearable baru yang dirilis pada paruh pertama tahun ini, produk baru yang dirilis pada paruh kedua tahun ini diharapkan bisa menarik pembeli. Namun, sekiranya masalah inflasi world terus berdampak negatif kepada ekonomi secara keseluruhan, penjualan perangkat wearable bisa didiskon, serta permintaan pasar masih perlu diamati dengan cermat.

Yuk Be part of di Liga Judi bagi bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan situs judi bola authorized serta terpopuler di batusangkar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.