Parlemen AS meminta Apple juga Google diperiksa

Empat member dewan Amerika Serikat meminta regulator perdagangan Federal Commerce Fee (FTC) buat menginvestigasi dua perusahaan raksasa, Apple juga Google.

member dewan Amerika Serikat memanggil regulator perdagangan Federal Commerce Fee (FTC) buat menginvestigasi Apple juga Google. Kedua raksasa teknologi hal yang demikian diduga mengumpulkan juga menjual informasi pribadi pengguna mereka. 

Berdasarkan laporan dari The Wall Road Journal, seperti dikutip dari 9to5Mac (27/6), member dewan hal yang demikian terdiri dari empat orang dari parlemen Demokrat. Mereka menuliskan surat kepada Ketua FTC, yaitu Lina Kahn. 

“Apple juga Google secara sadar memfasilitasi praktik berbahaya ini dengan membangun ID pelacakan khusus iklan ke dalam sistem operasi seluler mereka,” tulis para pembuat kebijakan dalam surat hal yang demikian. 

Lebih lanjut, laporan dari The Wall Road Journal pula menyoroti bahwa kedua perusahaan ini telah menjalankan perbaikan buat membatasi pengumpulan knowledge pengguna. Apple, misalnya, telah mengambil beberapa pendekatan berbeda dengan aplikasi Register with Apple, Apple Monitoring Transparency juga fitur Privateness Report.

Meski demikian, member dewan yang terdiri dari Elizabeth Warren, Ron Wyden, Cory Booker, juga Sara Jacobs, sebut, Apple juga Google bisa mempersulit pelacakan pengguna melalui informasi on-line mereka. Pasalnya, kedua perusahaan ini masih menggunakan pengidentifikasian secara default buat para pengguna mereka. 

Keempat member dewan ini mengungkap, sistem pengidentifikasian ini telah memicu pasar pialang knowledge yang gak diatur dengan membikin suatu informasi yang bisa ditautkan ke perangkat smartphone. Ini bisa digunakan oleh pialang knowledge juga pelanggan mereka buat menautkan informasi hal yang demikian ke knowledge lain perihal pengguna.

“Baru-baru ini, Apple mengaktifkan ID pelacakan ini secara default juga mengharuskan konsumen buat menggali melalui pengaturan telepon yang membingungkan buat mematikannya. Google masih mengaktifkan pengidentifikasi pelacakan ini secara default, juga hingga dikala ini pun gak memberikan pilihan kepada konsumen buat gak turut,” kata mereka melalui surat yang ditujukan buat ketua regulator perdagangan Amerika Serikat. 
 

Yuk Be part of di Liga Judi buat bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan bursa taruhan bola sah juga terpopuler di koja

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.