iPhone serta iPad 5G dilarang dijual di Kolombia

Perintah pengadilan Kolombia secara khusus melarang Apple mengimpor, menjual, mengiklankan, atau mengkomersialkan produk apa pun yang melanggar paten.

Pengadilan di Kolombia telah melarang penjualan iPhone serta iPad 5G di negaranya. Keputusan ini diambil sebagai puncak kasus paten Ericsson. Pengadilan memutuskan bahwa produk Apple yang ditentukan, melanggar paten yang dimiliki oleh Ericsson.

Pengadilan Bogota memutuskan mendorong Ericsson yang menuduh Apple melanggar paten 5G-nya. Pengadilan di ibu kota negara itu memutuskan bahwa perangkat keras 5G Apple melanggar paten Ericsson 2019 yang berlaku hingga 2035.

Putusan itu dihasilkan pada bulan April lalu serta Ericsson telah melanjutkan buat menegakkan putusan hal yang demikian. Ericsson memposting obligasi USD50.000 pada Mei 2022. Pengadilan kemudian memerintahkan perintah permulaan pekan lalu yang mempengaruhi buah hati perusahaan Apple di Kolombia.

Dilansir dari Gizmochina (13/7), perintah pengadilan secara khusus melarang Apple mengimpor, menjual, mengiklankan, atau mengkomersialkan produk apa pun yang melanggar paten. Pengadilan pula memberi tahu otoritas di negara hal yang demikian buat memastikan kepatuhan kepada perintah itu. Perintah oleh pengadilan telah mengakibatkan Apple mengajukan kasus ganti rugi anti gugatan di pengadilan Texas.

Apple mengklaim bahwa perintah Kolombia memberi Ericsson keuntungan yang enggak semestinya buat menekan Apple supaya membayar royalti. Dengan demikian, mereka sedang mencari perintah dari pengadilan bahwa Ericsson wajib mengganti kerugian Apple buat tiap denda, biaya, pinalti, serta biaya yang disebabkan oleh perintah Kolombia.

Kasus ini menambah rangkaian tuntutan hukum yang berkaitan dengan paten. Ada beberapa tuntutan hukum lain di Eropa, Inggris, serta Amerika Serikat.

Yuk Be part of di Liga Judi buat bermain taruhan bola dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan situs judi bola sah serta terpopuler di tigaraksa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.