Headset VR buat keperluan kerja, bukan gaming

CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan headset VR yang kelak datang lebih ditujukan buat keperluan kerja.

CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan headset VR yang kelak datang lebih ditujukan buat keperluan kerja daripada gaming. Seperti diketahui pada 2021 lalu, Meta mengumumkan headset Digital Actuality (VR) kelas atas yang sedang dikembangkan isebut Mission Cambria. dikala itu, perangkat dirumorkan kelak mirip dengan Quest Professional. Ini pula disebut-ucap sebagai Queat yang disempurnakan juga ditingkatkan dengan kecakapan yang lebih canggih. 

Dilansir dari Extremetech (29/4), Zuckerberg membahas hambatan yang dihadapi perusahaan juga bagaimana mereka berencana mengatasinya. Salah satu yang telah bosan kita dengar yaitu seputar rencana Metaverse Zuckerberg. Namun selain itu, dia pula menyinggung soal perangkat keras yang kelak membawa orang-orang ke dunia digital itu.

“Akhir tahun ini, kita kelak merilis headset kelas atas, dengan nama kode Mission Cambria, yang kelak lebih fokus pada kasus penggunaan kerja juga pada akhirnya menggantikan komputer jinjing atau pengaturan kerja Anda,” kata Zuckerberg dalam sebuah panggilan. 

dia melanjutkan, “Perangkat premium ini kelak meningkatkan ergonomi juga realitas campuran passthrough penuh warna buat memadukan realitas digital dengan dunia jasmani secara mulus.”

Seperti yang disebutkan oleh PCMag, passthrough penuh warna kelak menandai peningkatan besar pada perangkat kerasnya dikala ini. Quest 2 hanya memungkinkan passthrough hitam-putih berbintik. 

Zuckerbeg pula menambahkan, headset VR kelak mempunyai pelacakan mata juga wajah. Avatar pengguna bisa mengerjakan kontak mata juga membikin ekspresi wajah, yang bisa meningkatkan kehadiran seseorang dengan nyata.

Yuk Be part of di Liga Judi buat bermain taruhan bola dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan bursa taruhan bola authorized juga terpopuler di bintuhan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.