Gelagat PSE asing yang gak turuti aturan pemerintah

Gelagat PSE asing yang gak kunjung mendaftar di sistem OSS seolah-olah gak menganggap tata tertib yang ada di Indonesia.

Kementerian Korespondensi juga Informatika menegaskan supaya penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia patuh dengan aturan juga regulasi yang berlaku. Hal ini menyusul laporan sejumlah perusahaan asing besar seperti Google, Twitter, Fb, juga Netflix yang hingga ketika ini belum mendaftar.

“tiap-tiap PSE di negara manapun semestinya patuh kepada ketentuan regulasi di negara hal yang demikian. Demikian pula di Indonesia semestinya patuh kepada ketentuan juga regulasi Indonesia,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Samuel Abrijani Pangerepan dalam konferensi pers, Senin (27/6).

Gelagat PSE asing yang gak kunjung mendaftar di sistem OSS seolah-olah gak menganggap tata tertib yang ada. berdasarkan Samuel, kedaulatan Indonesia dipertaruhkan apabila gak mengambil tindakan kepada PSE yang gak mendaftar, yakni dengan memblokirnya.

“Ekonomi bisa kita bangun, melainkan dia aja enggak nganggep kok aturan kita. Mereka kan seolah enggak nganggep aturan ini ada. Itu menyakitkan buat hamba, juga mungkin seluruh masyarakat indonesia,” ujar Samuel. “Mereka kan pada lokalnya jua disyaratkan yg sama. selain kita membedakan. Kan kita ga membedakan.”

Sejauh ini terdapat 4.634 PSE yang terdaftar, 4.559 di antaranya merupakan PSE dalam negeri, sementara 75 lainnya merupakan PSE asing. PSE asing yang telah terdaftar termasuk TikTok, Linktree, juga Spotify, padahal nama-nama besar seperti Google, Netflix, Fb juga Twitter belum terdaftar.

Yuk Be a part of di Liga Judi buat bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan bursa taruhan bola sah juga terpopuler di dairi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.