Elon Musk ingin beli Twitter USD43 miliar

Elon Musk ingin membeli Twitter juga membuka potensinya sebagai platform yang mengedepankan kebebasan berbicara.

Elon Musk mempunyai tawaran besar bagi Twitter, setelah beberapa hari semenjak dia membeli 9,2% saham dari perusahaan hal yang demikian. Dalam cuitan terbarunya, Musk mengatakan ingin membeli Twitter dengan menawarkan USD54,20 bagi tiap saham perusahaan hal yang demikian, yang memberikan nilai pada Twitter sebesar USD43 miliar.

CEO Tesla juga SpaceX itu serius ingin mempunyai Twitter. Dalam tweet-nya, dia pun melampirkan dokumen pengajuan yang diserahkan kepada UNITED STATES SECURITIES AND EXCHANGE COMMISSION (SEC). Dokumen hal yang demikian meliputi pesan dari Musk kepada Ketua Dewan Direksi Twitter Bret Taylor.

“gue berinvestasi di Twitter karena gue percaya pada potensinya bagi berubah jadi platform kebebasan berbicara di seluruh dunia, juga gue percaya kebebasan berbicara yakni keharusan sosial bagi demokrasi yang berfungsi,” tulis Musk kepada Taylor. “Namun, semenjak menjalankan investasi, gue kini menyadari perusahaan enggak bakal berkembang atau melayani kepentingan sosial dalam bentuknya dikala ini.”

Tanggapan Twitter, analis, juga pemegang saham

Dilaporkan oleh TheVerge (15/4), CEO Twitter. Parag Agrawal. mengatakan kepada karyawan Twitter bahwa perusahaan masih mengevaluasi tawaran Musk juga bakal membikin keputusan “buat kepentingan terbaik pemegang saham kita.

Twitter mengatakan dalam siaran pers telah mendapatkan tawaran hal yang demikian juga dewan bakal dengan hati-hati meninjau proposal bagi menentukan tindakan yang diyakininya yakni kepentingan terbaik perusahaan juga segala pemegang saham Twitter.

Beberapa analis menilai penawaran ini enggak bakal terjadi. Ali Mogharabi, analis ekuitas senior bagi MorningStar mengatakan kemungkinan Twitter mendapatkan tawaran itu di bawah 50%. Analis Wedbush Securities, Ygal Arounian, mencatat perusahaan kemungkinan bakal mencari pembeli lain.

“Dalam pandangan kita, kesepakatan enggak selesai pada tingkat (harga) ini, juga dewan Twitter enggak bakal memperhatikan tawaran ini, atau Mr. Musk memimpin perubahan di perusahaan sebagai kepentingan terbaik perusahaan atau pemegang saham,” kata Aroutian dikutip dari CNET.

Beberapa investor terbesar Twitter menganggap tawaran itu terlalu rendah. Miliarder Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal, mengatakan dalam sebuah tweet, dia enggak percaya tawaran Musk mendekati “nilai intrinsik Twitter mengingat prospek pertumbuhannya.”

Fred Wilson, seorang pemberi modal ventura juga investor permulaan di perusahaan, mengemukakan pandangan dalam cuitannya bahwa Twitter terlalu penting bagi dimiliki oleh satu orang juga platform patut didesentralisasi.

Langkah Musk apabila ditolak

Musk telah mempersiapkan langkah apabila tawarannya itu ditolak. Dalam surat kepada Taylor, dia mengatakan bakal mempertimbangkan balik posisi sebagai pemegang saham di perusahaan. Musk pula melontarkan ide bagi membikin platform media sosial baru.

Dalam TED Speak pada Kamis, Musk mengatakan mempunyai “rencana B” apabila tawarannya ditolak, tetapi enggak menjelaskan detailnya.

Yuk Be part of di Liga Judi bagi bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan Agen SBOBET authorized juga terpopuler di rupit

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.