Elon Musk ingin adopsi gaya kepemimpinannya di Twitter

Dalam pertemuan dengan Twitter, Musk mengklaim dirinya amat terlibat di Tesla juga bakal mengadopsi gaya kepemimpinan serupa di Twitter. 

Elon Musk akhirnya melaksanakan pertemuan digital pertamanya dengan Twitter, menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para pegawai jejaring sosial itu. Dalam pertemuan yang dijalankan selama 45 menit itu, Musk mengatakan bakal mengadopsi gaya kepemimpinannya di Tesla, apabila akusisi Twitter sukses dijalankan.

Musk bakal sepenuhnya mempunyai hak atas Twitter setelah penawaran selesai, namun gak yakin jabatan apa yang bakal diisi nantinya. Secara khusus, Musk ingin terlibat dalam produk juga ingin pasukan mendengarkan masukannya bagi fitur-fitur baru. Sebagai CEO Tesla, Musk mengklaim dirinya amat terlibat juga bakal mengadopsi gaya kepemimpinan serupa di Twitter. 

Dalam pertemuan digital hal yang demikian yang dikutip dari TechCrunch (17/6), Musk pula menanggapi pertanyaan dari Kepala Pemasaran Twitter, Leslie Berland yang mewakili seluruh karyawan. Berland mempertanyakan nasibnya juga karyawan lain setelah akuisisi selesai, namun Musk menjawab secara tersurat.

“dikala ini, biaya melebihi pendapatan. Itu bukan situasi yang bagus,” jawab Musk perihal potensi PHK. 

dikala ini, sekitar seperempat karyawan Twitter bekerja dari rumah. Tetapi bertolak belakang dengan itu, Musk mewajibkan seluruh karyawan Tesla bagi menghabiskan minimal 40 jam di kantor tiap-tiap Pekan.

Musk mengatakan kepada karyawan Twitter, “Jauh lebih bagus seandainya Anda berada di lokasi secara jasmaniah,” tetapi karyawan tertentu mungkin bisa bekerja dari jarak jauh. karena, menjalankan platform media sosial jauh berbeda dengan membangun kendaraan beroda empat atau roket, yang berdasarkan Musk “gak mungkin dijalankan dari jarak jauh.”

Setelah kesepakatan ditutup, Musk ingin menjadikan Twitter sebagai perusahaan swasta. berdasarkan Musk, platform hal yang demikian bisa lebih produktif tanpa wajib menenangkan pemegang saham penggiat.

Kendati demikian, akuisisi itu sendiri masih belum terang juga “ditangguhkan” hingga Twitter membuktikan klaimnya perihal jumlah bot. Seperti diketahui, Twitter sebelumnya menyerahkan “firehose” datanya kepada Musk bagi menganalisis sendiri perihal keaslian klaim hal yang demikian.

Yuk Be a part of di Liga Judi bagi bermain taruhan bola dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan situs judi bola sah juga terpopuler di tanjung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.