Dian Siswarini juga misi memperjuangkan perempuan melampaui

Pada kans kali ini, Dian Siswarini, President Director & CEO XL Axiata sekaligus Co-Chair of W20 berbicara mengenai misi memperjuangkan wanita dalam perkembangan ekonomi.

Ketika COO Fb – kini Meta – Sheryl Sandberg menerbitkan buku Lean In: Ladies, Work and the Will to Lead, tahun 2013, dia dengan dengan cepat berubah jadi topik pembicaraan hangat di Amerika Serikat hingga akhirnya mengglobal. Melalui buku hal yang demikian, Sheryl menganjurkan perempuan bagi memperjuangkan kesetaraan di tempat kerja. 

Dari buku ini pula, dia kemudian menginisiasi pembentukan Lean In Circles. Lean In Circles berisi 8-12 perempuan yang kini jumlahnya telah mencapai 56.000 Circles di 188 negara. Para perempuan yang tergabung di Circles bertemu secara rutin bagi mendiskusikan topik-topik yang dibahas dalam buku Sheryl, kendala-kendala di dunia kerja, juga masukan dari sesama perempuan.

Salah satu pengaruh nyata dari buku Sheryl di tempat kerja merupakan perempuan menjadi lebih berani negosiasi gaji juga lebih berani mengambil keputusan ketika dihadapkan pada peluang pengembangan karir. Meski demikian, buku itu bukan enggak punya pengkritik. Beberapa pengkritik malah mengucapkan Sheryl naif karena mengabaikan realita seperti keadaan keluarga atau kewajiban perempuan merawat orangtua yang telah sepuh. Banyak yang sinis karena Sheryl memberi nasihat yang tampaknya hanya berlaku bagi perempuan kaya raya seperti dia.

tulisan ini enggak bermaksud membahas buku Sheryl Sandberg atau gerakan international yang dimotorinya. Namun, abdi perlu menyampaikan itu supaya teman Tek memahami bahwa perempuan merupakan isu yang betul-betul kompleks, multidimensional, juga hampir mustahil menyelesaikan segala persoalannya dalam satu gerakan saja.

Termasuk gerakan negara-negara G20 dimana Indonesia merupakan salah satu anggotanya. Gerakan ini pun pada akhirnya sepatutnya memilih isu prioritas bagi diselesaikan secara bersama-sama dengan melibatkan sektor publik juga swasta. 

Ketika makan malam bersama jurnalis di jeda-jeda acara G20 Empower di Yogyakarta, 18 Mei, Dian Siswarini, President Director & CEO XL Axiata sekaligus Co-Chair of W20 Indonesia juga pengacara G20 Empower mengatakan, ada empat isu prioritas Ladies 20, yakni kesetaraan gender, inklusi ekonomi dengan mensupport UMKM yang dimiliki juga dikelola oleh perempuan, peningkatan ketahanan perempuan pedesaan juga perempuan penyandang disabilitas, serta jalan masuk kepada fasilitas kesehatan yang adil secara gender.

Bagi abdi, peran Dian Siswarini sebagai pengacara G20 Empower betul-betul menarik karena dia seperti kata pepatah “Sekali mendayung dua pulau terlampaui”. Selain menolong sesama perempuan di berjenis-macam tempat di Indonesia, Dian secara bersamaan pun membenahi perusahaan yang dipimpinnya, XL Axiata, supaya lebih ramah kepada perempuan sekaligus berkontribusi positif kepada keempat isu prioritas hal yang demikian. Salah satu pengalaman yang dibagikan Dian kepada peserta G20 Empower, misalnya, program Sisternet juga Sispreneur.

“kini dalam rangka G20 Empower ini, Sisternet juga Sisperneur kita ingin tingkatkan supaya posisi di kalangan perempuan bukan hanya seperti kini, tetapi bisa lebih mendunia,” ujarnya di Lodge Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Rabu (18/5/2022).

Melalui G20 Empower, XL berupaya menghubungkan UMKM yang XL Axiata bina di Sispreneur terhubung dengan mentor juga angel investor dari lintas negara. Dian menegaskan, keberadaan UKM milik perempuan betul-betul penting karena berperan besar dalam perekonomian nasional. Berdasarkan Knowledge Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah juga Besar di Indonesia tahun 2014-2018, dari sempurna usaha yang berjumlah 64 juta unit usaha, 99,99% usaha di Indonesia merupakan UMKM, sementara berdasarkan survei dari Financial institution Dunia lebih dari 50% usaha mikro juga kecil dimiliki perempuan.

Fakta lainnya, pelaku UKM perempuan merupakan yang paling terdampak secara ekonomi juga sosial selama masa pandemi. Karena itu, program semacam Sisternet juga Sispreneur penting bagi menolong perempuan menggerakan ekonomi keluarga juga pun lingkungannya. 

“Dalam gelanggang ini pun dibahas mengenai evaluasi yang selama ini telah dijalankan pemerintah juga swasta dikala memberikan support kepada pengusaha UKM perempuan. Apa-apa saja yang kurang bakal diperbaiki juga apa yang telah bagus ditingkatkan,” kata Dian.

Yuk Be a part of di Liga Judi bagi bermain taruhan online dengan pelayanan eksklusif hanya buat kau! Hanya di liga judi yang merupakan Agen SBOBET sah juga terpopuler di indralaya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.